Finlandia Finlandia   Project : Increasing Out of School Youth Girls to relevant market-oriented livelihood in supporting post-conflict peace building in Aceh, Indonesia
The Body Shop The Body Shop Project: Pelayanan kepada korban perdagangan seks anak dan bentuk eksploitasi seksual lainnya melalui pemberdayaan ekonomi dan pendidikan non-formal di Sumatera Utara, 2011
CIFA CIFA Project: Schoolarship Program’s, 2008-2011
Lutheran World Relief Lutheran World Relief Project: Enhance Youth Enterpreneurship Emprowerment in Simeulue Island, Aceh, 2011-2012
PKBI-Indonesia Project: Indonesia Response to HIV : Goverment and Civil Society Partnership in 12 Provinces, 2010-2011
ECPAT Affiliate Group in Indonesia ECPAT Affiliate Group in Indonesia Project: Memperkuat Advokasi dan Partisipasi Orang Muda : Sebuah Aksi Dukungan dalam Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional PTPPO dan ESA 2009-2014
International Labour Organization International Labour Organization Project: Increasing Out of School Youth access to relevant market-oriented livelihood/ vocational Skills and Core life/work skills development opportunities in Nanggroe Aceh Darussalam Province...
Kinder Not Hilfe Kinder Not Hilfe Project: Child Right Program’s in Nias Island, 2009-2011 Street Children Program’s in Medan of North Sumatera, 2010-2013      
Developed by JoomVision.com

PKPA Indonesia PKPA Indonesia

PKPA Indonesia PKPA Indonesia

PKPA Indonesia PKPA Indonesia

PKPA Indonesia PKPA Indonesia

PKPA Indonesia

Peran Orangtua dalam Mendidik Anak

Email Cetak PDF

Anak merupakan hal yang sangat berharga di mata siapapun, khususnya orangtua. Anak adalah perekat hubungan di dalam keluarga, sehingga dapat dikatakan anak memiliki nilai yang tak terhingga. Banyak fenomena membuktikan orangtua rela berkorban demi keberhasilan anaknya. Tidak jarang ditemukan orangtua yang menghabiskan waktu, sibuk bekerja semata-mata hanya untuk kepentingan anak.

Ditinjau dari sisi psikologi, kebutuhan anak bukan hanya sebatas kebutuhan materi semata, anak juga membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari orang terdekatnya, khususnya orangtua. Realitanya, banyak anak yang kurang mendapatkan kebutuhan afeksi (kasih sayang), disebabkan orangtua sibuk mencari uang demi untuk memperbaiki perekonomian keluarga.perbedaan persepsi inilah yang terkadang membuat dilema dalam hubungan antara orangtua dan anak menjadi semakin lemah.

Perhatian dan kasih sayang merupakan kebutuhan mendasar bagi anak. Lingkungan rumah disamping berfungsi sebagai tempat berlindung, juga berfungsi sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan hidup seseorang, seperti kebutuhan bergaul, kebutuhan rasa aman, kebutuhan mengaktualisasika diri, dan sebagai wahana untuk mengasuh anak hingga dewasa. Dengan kata lain, lingkungan keluarga memiliki andil besar daladm perkembangan psikologi anak.

Kedekatan hubungan antara orangtua dengan anak tentu saja akan berpengaruh secara emosional. Anak akan merasa dibutuhkan dan berharga dalam keluarga, apabila orangtua memberikan perhatiannya kepada anak. Anak akan mengganggap bahwa keluarga merupakan bagian dari dirinya yang sangat dibutuhkan dalam segala hal. Sebaliknya, hubungan yang kurang harmonis antara orangtua dan anakakan berdampak buruk terhadap perkembangan anak. Tidak jarang anak terjerumus ke hal-hal negatif dengan alasan orangtua kurang memberikan perhatian kpada anak.

Dari fenomena ini, kita dapat melihat bahwa peran orangtua sangat dibutuhkan dalam perkembangan psikologi anak. Perhatian dan kedekatan orangtua sangat mempengaruhi keberhasilan anak dalam mencapai apa yang diinginkan. Orangtua merupakan pemberi motivasi terbesar bagi anak, sehingga diharapkan orangtua dapat memberikan perhatian dan kasih sayang sepenuhnya kepada anak. Kedekatan antara orangtua dan anak memiliki makna dan peran yang sangat penting dalam setiap aspek kehidupan keluarga. Oleh karena itu, kualitas dan kuantitas pertemuan antar anggota keluarga perlu ditingkatkan dengan tujuan untuk membangun keutuhan hubungan orangtua dan anak.

Oleh :(konselor PKPA Simeulue)